
Johor, Malaysia — 2 Oktober 2026 — Semangat untuk terus belajar, berbagi ilmu, dan membangun jejaring pendidikan lintas negara membawa Intan Muthoharoh, M.H., yang dikenal sebagai Ustadzah Ma’had Ulul Albab Yayasan Ponpes Darul Ulum Sekampung dan Guru Aktif MA Ma’arif NU 5 Sekampung, Lampung Timur, hadir dalam agenda akademik internasional di Kolej Universiti Yayasan Pelajaran Johor (KUYPJ), Malaysia, Jumat, 2 Oktober 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Intan Muthoharoh, M.H. hadir sebagai Dosen Tamu (Guest Lecturer). Kehadirannya menjadi bagian dari rangkaian pertukaran pengalaman dan wawasan pendidikan antara Indonesia dan Malaysia, sekaligus membawa semangat pendidikan yang tumbuh dari lingkungan pesantren dan madrasah di Sekampung ke ruang akademik internasional.
Membawa Semangat Pendidikan dari Sekampung ke Malaysia
Sebagai Ustadzah Ma’had Ulul Albab Yayasan Ponpes Darul Ulum Sekampung sekaligus Guru Aktif MA Ma’arif NU 5 Sekampung, Intan Muthoharoh memiliki pengalaman dalam dunia pendidikan yang mempertemukan nilai-nilai keislaman, pendidikan karakter, dan pengembangan kompetensi akademik. Kehadirannya di Malaysia menjadi kesempatan untuk memperkenalkan perspektif pendidikan yang berkembang di lingkungan pesantren dan madrasah Indonesia, khususnya bagaimana pendidikan keislaman dapat berjalan berdampingan dengan pengembangan pengetahuan dan keterampilan generasi muda.
Dalam forum tersebut, pengalaman pendidikan dari Sekampung menjadi bagian dari dialog yang lebih luas mengenai tantangan dan peluang pendidikan di era global. Perjalanan ini sekaligus menunjukkan bahwa ruang akademik internasional terbuka bagi para pendidik dari berbagai latar belakang. Guru dan ustadzah tidak hanya berperan dalam mendidik generasi di ruang kelas dan lingkungan pesantren, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam pertukaran gagasan di tingkat internasional.
Ma’had, Madrasah, dan Semangat Pendidikan yang Berwawasan Global
Ma’had Ulul Albab Yayasan Ponpes Darul Ulum Sekampung Kab. Lampung Timur dan MA Ma’arif NU 5 Sekampung merupakan bagian dari lingkungan pendidikan yang memiliki keterkaitan erat dengan pembentukan karakter dan pengembangan keilmuan generasi muda. Dalam konteks pendidikan saat ini, tantangan peserta didik semakin kompleks. Mereka tidak hanya membutuhkan penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga membutuhkan karakter, kemampuan berkomunikasi, wawasan global, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.
Karena itu, pengalaman pendidik dalam forum internasional menjadi salah satu cara untuk memperluas wawasan dan membawa perspektif baru kembali ke lingkungan pendidikan. Pengalaman yang diperoleh dari interaksi akademik di Malaysia diharapkan dapat menjadi tambahan wawasan dalam mengembangkan pembelajaran dan pembinaan peserta didik di Ma’had Ulul Albab Yayasan Ponpes Darul Ulum Sekampung Kab. Lampung Timur maupun MA Ma’arif NU 5 Sekampung.
Dari Madrasah ke Forum Internasional
Kehadiran Intan Muthoharoh, M.H. sebagai Guest Lecturer di Malaysia menjadi gambaran bahwa perjalanan seorang pendidik dapat berkembang melampaui batas ruang kelas. Berawal dari aktivitas pendidikan di Ma’had Ulul Albab Yayasan Ponpes Darul Ulum Sekampung Kab. Lampung Timur maupun MA Ma’arif NU 5 Sekampung, pengalaman tersebut kemudian berkembang melalui keterlibatan dalam kegiatan akademik dan pendidikan di tingkat internasional. Hal ini menjadi pesan bahwa pendidikan dari daerah memiliki peluang untuk terhubung dengan dunia yang lebih luas.
Sekampung, Lampung Timur, bukan hanya menjadi tempat berlangsungnya proses pendidikan, tetapi juga dapat menjadi titik awal bagi para pendidik untuk terus belajar, membangun jejaring, dan berkontribusi dalam ruang pendidikan internasional.
Memperkuat Hubungan Pendidikan Indonesia–Malaysia
Kegiatan di Kolej Universiti Yayasan Pelajaran Johor juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan pendidikan antara Indonesia dan Malaysia. Pertukaran pengalaman antara pendidik dan akademisi kedua negara membuka peluang untuk membicarakan berbagai isu pendidikan, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, pendidikan Islam, penguatan karakter peserta didik, hingga tantangan pendidikan di tengah perkembangan teknologi dan globalisasi. Bagi para pendidik, pertemuan semacam ini memberikan kesempatan untuk melihat praktik pendidikan dari perspektif yang lebih luas sekaligus membangun jaringan yang dapat dikembangkan menjadi kerja sama di masa mendatang.
Menjadi Pendidik yang Terus Belajar
Bagi Intan Muthoharoh, M.H., keterlibatan dalam agenda pendidikan internasional bukan hanya tentang hadir di sebuah forum, tetapi juga tentang membawa semangat “guru yang terus belajar.” Dunia pendidikan terus berubah. Karena itu, pendidik dituntut untuk tidak berhenti mengembangkan diri, memperluas wawasan, dan mengikuti perkembangan pendidikan di berbagai negara.
Pengalaman menjadi Guest Lecturer di Malaysia menjadi salah satu proses pembelajaran tersebut. Apa yang diperoleh dari forum internasional diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman personal, tetapi dapat kembali memberikan manfaat bagi peserta didik, lembaga pendidikan, serta lingkungan masyarakat di Sekampung.
Dari Sekampung untuk Pendidikan yang Lebih Luas
Kehadiran Intan Muthoharoh, M.H. sebagai Ustadzah Ma’had Ulul Albab Yayasan Ponpes Darul Ulum Sekampung Kab. Lampung Timur dan Guru MA Ma’arif NU 5 Sekampung dalam forum pendidikan di Malaysia menjadi sebuah perjalanan yang mempertemukan pendidikan lokal dengan wawasan global. Dari lingkungan pesantren dan madrasah di Sekampung, seorang pendidik dapat hadir di ruang akademik internasional, membawa pengalaman, nilai-nilai pendidikan Islam, serta semangat untuk terus mengembangkan kualitas generasi muda.
Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak mengenal batas wilayah. Semangat belajar dapat dimulai dari sebuah ruang kelas sederhana di daerah, kemudian berkembang menjadi jejaring pengetahuan yang lebih luas hingga tingkat internasional.
Dari Sekampung ke Johor, dari ruang kelas menuju ruang global — terus belajar, terus berbagi, dan terus menginspirasi.
© 2024 Yayasan Darul Ulum Sekampung